Skip to main content

Posts

Mengirim Dokumen ke Luar Negeri

Kalau kita denger kirim ke luar negeri, pasti langsung kepikiran brand-brand seperti DHL, UPS, JNE, atau agen-agen kargo ekspres lainnya. Well , karena waktu itu saya sempat studi di Republik Ceko dan harus kirim barang dari sana ke Indonesia karena ga mau nambah bagasi pesawat, saya putuskan untuk kirim melalui Pos Ceko (Ceska Posta) karena murah. Ternyataaa... semua pos-pos nasional negara ini saling berhubungan! Karena saya sempat menunggu paket ini lama banget dan bingung cara tracknya. Di tracking Ceska Posta sudah sampai. Akhirnya saya cari pakai tracking Pos Indonesia. Ketemu dong! Amazing! Long story short, tibalah saatnya saya harus kirim barang ke luar negeri, dalam hal ini, saya mau kirim dokumen. Kantor pos besar terdekat dari tempat saya Kantor Pos yang di Jalan Daan Mogot No. 20, Jakarta Barat. Pas banget turun Halte Transjakarta Indosiar atau Stasiun Pesing lalu jalan kaki sekitar 4 menit. Kantor Pos Jakarta Barat Oh iya, paket saya pakai amplop airmail coklat d...

2019: Visa Studi (Legalisir Akta Lahir & MVV) ke Belanda

Jadi, kali ini saya akan cerita tentang pengalaman membuat visa studi (legalisir akta kelahiran & MVV Belanda) untuk keperluan studi. Saya akan update blog post ini sambil berjalannya proses ini. PENTING!!! Mengurus MVV tidak perlu membawa Akta Kelahiran yang sudah dilegalisir. Jadi, saran saya, sambil memproses legalisir Akta Kelahiran ini, segera jadwalkan appointment di sini . Karena jadwal seringkali penuh. 1. Membuat MVV (machtiging tot voorlopig verblijf) Kali ini saya membuat MVV terlebih dahulu karena setelah mendapat jadwal reschedule, akta kelahiran saya belum selesai proses legalisasi. MVV adalah long-term stay visa yang berlaku selama 3 bulan. Nanti setelah sampai di Belanda, kita harus mengurus ke pemerintah lagi untuk mendapatkan residence permit. Mengurus MVV sangatlah mudah asalkan dokumen lengkap. Dokumen yang dibutuhkan adalah: paspor asli, fotokopi paspor, formulir MVV yang sudah diisi, surat konfirmasi dalam Bahasa Belanda (diberikan oleh universitas)...

Antara Kambing dan Croissant

Apa hubungan antara kambing dan croissant? Tenang, ini bukan kayak teka-teki receh yang nanya hubungan telepon sama jemuran. Well, thanks to Facebook yang mengingatkan bahwa sudah pas 2 tahun saya ke kota ini. Sebuah kota kecil di negara Polandia yang namanya Poznan. Ke Poznan memang sudah jadi bagian dari rencana saya waktu tau bahwa dapet kesempatan study abroad ke Ceko. Ada 2 temen —yang saya kenal dari AIESEC kayak yang saya ceritakan di post ini—tinggal di Poznan. Diatur deh waktunya untuk ke Poznan. Masuklah dia ke bagian trip backpacking panjang setelah semester selesai. Jarak dari Berlin ke Poznan To be honest, saya ga punya ekspektasi apa-apa sama kota ini. Toh busnya juga murah, waktu itu beli seharga PLN 21 (~80.000 rupiah) dari Berlin. Akomodasi juga ga bayar, hehe, kan nginep di apartemen temen ituuu… Kita (saya dan 1 temen lagi) sampai di Poznan jam 5 sore. Sampai di terminalnya, temen saya (Marta) udah nunggu. Berangkatlah kita ke apartemennya. B...

Zlin, Czech Republic

Starting from now, I'll try to write posts about cities I've been in from February to June. Let's get started with the first city! Zlin, Zlin, Zlin. A city full of people and memories left behind but will never be erased from my mind. Most people I talked to often asked me, "Where the hell is Zlin?" Well, I can say that it's a small city, well, compared to Jakarta of course. It's situated in southern Czech Republic state called Moravia. The city itself has a lot to do with Bata Shoes Company . Well, for Indonesians, I guess it's kind of a big deal because firstly, Bata Stores are everywhere in Indonesia, so I kind of thought that it's a local shoe store. But, guess what. It's from Europe! Back to the city. Zlin was a place where I lived for 5 months. I joined a student exchange program as a result of the cooperation agreement with the university there. Guess what the name is. Of course, Tomas Bata University . The View of Zlin from Bat...

Mural Mural on the Wall

Mural, mural on the wall. Who's the fairest of them all? Well , itu salah satu kalimat yang langsung ada di pikiran saat lagi mikir buat judul. Let me first introduce myself formally karena ini untuk tugas CB (Character Building) Interpersonal Development dari kuliahan. Nama: Clarissa Candrian NIM: 1701293383 Kelas CB/No. Absen: LD53/05 CB: Interpersonal Firstly , untuk projek akhir CB semester ini, saya dan teman-teman sekelompok (Cheryl, Elviani, Ganjar, Hadi, Regina, dan Stephent) berpikir untuk melakukan hal yang sesuai dengan jurusan kita. DKV! oi. Jadi, tercetuslah ide untuk buat mural. Apa itu mural? According to Wikipedia, mural adalah cara menggambar atau melukis di atas media dinding, tembok, atau permukaan luas yang bersifat permanen lainnya. Nah, media yang digunakan adalah cat dalam bentuk liquid atau paste. Saat kita mengerjakan ini, kita pakai cat tembok yang kental (supaya tidak mudah meleleh dan berantakan) yang pastinya juga tidak beracun dan tidak men...

Visa la Vida

As I told you in the last post, I will tell you everything I know about Chinese Visa. If you don’t know yet, I’m an Indonesian and AIESEC in Indonesia has an initiative to make a kind of visa booklet. Visa booklet is for us to fill in all information about our visa making process and all. This would help upcoming exchange participants during their visa making process. I have to say that I was considered kind of late to submit the visa application. Due to my university schedule, it’s difficult for me to spare some time to go to the visa center. So, I forgot when I did it but it took 4 working days to finish. It’s quite easy to make the visa. I did it myself. Alone. Here are some things you need to know. No. It’s not the embassy. To make a Chinese visa, you don’t go to the embassy but a Chinese Visa Application Service Center (CVASC) since a lot of Indonesians go to China nowadays. It lies in The East Tower, Mega Kuningan Street No. 2, South Jakarta 12950, Indonesia. ...

my AIESEC experience

Well, I’ve promised some people that I would tell them about my AIESEC experience. Since literally, it’s pretty hard for me to explain why I did what I did. For example, when my relatives (family members outside my little family of 4) asked why I went to China, I usually said, “Well, it’s like volunteering. I taught English to Chinese students and all.” And as curious as they usually are, they would ask about the financial stuff. Bleh . It’s kind of hard to talk about this so usually I said, “No, I wasn’t paid. I told you it’s like volunteering,” and just shrugged it off.­ Now I’m going to tell you about all possible questions people asked me about this AIESEC thing in the simplest possible way. Q: What is AIESEC? AIESEC is a world youth-led organization. And now, AIESEC is (how to say this?) available (?) in 126 countries and it keeps growing. Check out aiesec.org for more information. Q: What did you do? What I did can be considered as volunteering. I have to tell y...